WMP Peringati ADD dengan Goyang Gayeng

Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN bersepakat menetapkan 15 Juni sebagai Hari Dengue se-ASEAN (ASEAN Dengue Day-ADD). Beberapa tahun belakangan, WMP Yogyakarta selalu memperingatinya dengan mengadakan kegiatan bersama pemangku kepentingan dan warga Kota Yogyakarta. Beberapa di antaranya adalah lomba foto dan kompetisi tenis meja, dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat tentang bahaya penyakit yang mengancam negara-negara tropis itu. Tahun ini, WMP Yogyakarta mengadakan Lomba Goyang Gayeng Sehat Agawe Mulyo.

Bekerja sama dengan insan seni di Yogyakarta, WMP Yogyakarta menciptakan jingle sederhana bertemakan demam berdarah dengue (DBD). Pada lomba yang digelar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta itu, masyarakat Yogyakarta diajak untuk menuangkan kreativitasnya dalam menciptakan gerakan saat mengiringi jingle yang easy listening itu. Perpaduan gerak dan jingle itu kemudian didokumentasikan dalam video dan diunggah ke media sosial. Sejak 3 Juni 2019, lomba telah di-launching di media sosial resmi WMP Yogyakarta.

Sebanyak 31 video terunggah di media sosial membuktikan antusiasme masyarakat. WMP Yogyakarta menggaet seniman tari profesional sebagai juri mendampingi juri dari WMP Yogyakarta dan Dinkes Kota Yogyakarta. Begitu periode unggah video berakhir pada 27 Juni 2019 pkl. 23.59 WIB, tiga juri langsung menilai video-video yang didaftarkan. Beberapa kriteria penilaian lomba telah ditentukan sebelumnya, seperti variasi gerak, kostum, kreativitas dan keseluruhan pertunjukan.

Kesungguhan peserta lomba terlihat dari video-video yang diunggah. Sebut saja akun Instagram @uad.kece yang membuat video dengan setting Titik Nol Yogyakarta pada malam hari saat padat wisatawan. Akun @israel_sec mengiringi jingle dengan gerakan street dance disisipi gerakan-gerakan akrobatik. Demikian juga @floorridecrew yang menampilkan lima dancer yang mengenakan kostum warna-warni. Kesungguhan dalam menciptakan gerak dan video juga ditunjukkan oleh @zeepee_dancecrew. Peserta dari kategori pelajar ini membuat video di beberapa lokasi wisata di Yogyakarta.

WMP Yogyakarta menginisiasi pembuatan jingle sederhana sebagai upaya turut serta memasyarakatkan program pengendalian DBD dan penelitian yang sedang dilaksanakan. Selain pesan pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 4M, secara khusus jingle mengangkat peran teknologi Wolbachia yang menjadi pelengkapnya. Video-video yang dibuat oleh peserta diharapkan dapat mempermudah pesan yang disampaikan karena disajikan melalui cara yang unik dan menyenangkan.


Baca juga:

Peringati Hari Dengue se-ASEAN, WMP Yogya Gelar Invitasi Tenis Meja

WMP Yogya Ajak Masyarakat Yogyakarta Obah Bareng Gayeng Bareng