Warsito Tantowijoyo: Mengawal Laboratorium Nyamuk ber-Wolbachia

Warsito Tantowijoyo, PhD, selaku Entomology Team Leader dari World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta mengawal penelitian nyamuk ber-Wolbachia sejak awal di Indonesia. Konsen Warsito tersebut ia tuangkan dalam beberapa karya judul karya ilmiah,  salah satunya “Reduced dengue Incidence Following Deployments of Wolbachia-Infected Aedes aegypti in Yogyakarta, Indonesia: a Quasi-Experimental Trial Using Controlled Interrupted Time Series Analysis” yang terbit bulan Maret tahun 2020 dan bisa diakses di Gates Open Resources.

Saat ini, Warsito merupakan Kepala Laboratorium Entomologi WMP Yogyakarta. Beliau bercerita terkait tiga fungsi laboratorium dalam penelitian nyamuk ber-Wolbachia, antara lain mempersiapkan produksi nyamuk, mempersiapkan penyebaran nyamuk di lapangan, hingga monitoring perkembangan nyamuk ber- Wolbachia setelah di lepas.

Ket. foto: Warsito Tantowijoyo, Ph.D saat menjadi narasumber Webinar Festival Inovasi Wolbachia Seri 1 Rabu (12/08/2020).

“Kita harus memproduksi nyamuk yang sama dengan nyamuk di luar, karena tujuannya kami membuat nyamuk ber-Wolbachia bisa kawin dengan nyamuk luar,” cerita Warsito saat ditemui oleh tim WMP Yogyakarta. Selain memproduksi nyamuk, tim yang berada di laboratorium juga mempersiapkan logistik, penentuan wilayah penyebaran, dan pemetaan respon warga di berbagai daerah. Laboratorium Entomologi WMP Yogyakarta juga menjadi salah satu tempat training peneliti yang akan turun ke lapangan. “Jadi ada aktivitas pokok produksi, riset untuk meningkatkan kualitas produksi, capacity building peneliti, monitoring, serta evaluasi,” ucapnya.

Pada Festival Inovasi Wolbachia, Warsito Tantowijoyo menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Seri 1: Teknologi Wolbachia dan Penelitian WMP Yogyakarta. Warsito Tantowijoyo memaparkan tentang Teknologi Wolbachia dalam penelitian WMP Yogyakarta untuk pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Yogyakarta . (AA)

 

*Artikel ini dipublikasikan sebagai bagian dari Festival Inovasi Wolbachia.