EDP-Yogya Mengudara di Taman Gabusan TVRI Yogya

Pemerintah Kabupaten Bantul menggandeng EDP-Yogya untuk menyapa pemirsa Yogyakarta melalui acara “Taman Gabusan”. Taman Gabusan merupakan acara bincang-bincang (talkshow) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mengkomunikasikan secara luas kegiatan pemerintah dengan masyarakat. Dipandu oleh presenter TVRI Yogya, Vera Mita, acara yang berdurasi satu jam ini menghadirkan narasumber Dr. Suyoto Hadi, Msi, MMA selaku Asisten Bupati Bantul Bidang Perencanaan dan Pembangunan, dr. Riris Andono Ahmad dan dr. Eggi Arguni dari EDP-Yogya.

Pada tayangan kali ini, asisten bupati menegaskan pentingnya penelitian pengendalian demam berdarah menggunakan pendekatan Wolbachia sebagai metode yang alami, aman dan berkelanjutan. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa Pemerintah Bantul mendukung penelitian ini, diantaranya dengan mengijinkan penelitian dilakukan di wilayah Singosaren dan Jomblangan. Sehari sebelumnya, Dr.Suyoto Hadi bersama dengan Sri Paduka Paku Alam VIII juga terlibat dalam acara peletakan simbolis telur Aedes Aegypti ber-Wolbachia di rumah keluarga Widi Purwanto warga Dusun Jomblangan.

Acara bincang-bincang ini juga mengundang pemirsa televisi untuk bergabung melalui saluran telepon. Salah satu penelpon dari Harjobinangun Sleman menanyakan kemungkinan untuk mendapatkan atau membeli telur ber-Wolbachia untuk disebar di wilayahnya, mengingat beberapa hari sebelumnya tetangganya menderita demam berdarah dengue.

“Telur nyamuk tidak bisa diperjual belikan, karena sudah tersedia secara alami dari proses perkawinan antara nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia dengan nyamuk Aedes Aegypti tanpa Wolbachia. Selain itu, pada saat ini penelitian masih dilakukan pada skala terbatas untuk memudahkan pemantauan populasi nyamuk yang disebar. Jadi belum bias menjangkau Harjobinangun.  Kita berharap ke depannya penelitian mampu menjangkau wilayah yang lebih luas.” demikian papar Peneliti Utama EDP-Yogya, dr. Riris Andono Ahmad.