Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Peneliti dengan Masyarakat Jomblangan

 

“ Wis aku melu tanda tangan Mbak, warga sudah setuju dengan penelitian ini ketika sosialisasi dilakukan oleh EDP beberapa waktu yang  lalu”, demikian ucap Supraptono, Ketua RT 5, Dusun Jomblangan.

Eliminate Dengue Project Yogyakarta bersama tokoh-tokoh masyarakat Jomblangan menandatangani lembar kesepakatan kegiatan penelitian penanggulangan DBD menggunakan metode Wolbachia. Penandatanganan dilakukan oleh Peneliti Utama EDP-Yogya, dr. Riris Andono Ahmad, MPH, Ph.D dan Dukuh Jomblangan, Basyirudin serta 11 Ketua RT yang wilayahnya menjadi tempat penyebaran Wolbachia. Penandatangan juga dihadiri oleh saksi-saksi dari kedua belah pihak.

Penandatanganan lembar kesepakatan yang dilaksanakan pada 28 November 2014 ini adalah salah satu bentuk dukungan masyarakat Jomblangan terhadap penelitian. Setelah lembar kesepakatan ditandatangani, setiap Rukun Tetangga mendapakan dokumen asli berkas kesepakatan, sementara setiap keluarga  mendapatkan salinan berkas kesepakatan.

Penandatanganan lembar kesepakatan ini adalah buah dari proses sosialisasi, pendekatan dan pelibatan masyarakat yang telah dilakukan sejak tahun 2011. Pada tahun tersebut,  EDP Yogya memulai pengumpulan data populasi nyamuk dan pengenalan penelitian untuk pertama kalinya di Jomblangan. Komunikasi dengan masyarakat kembali intensif dilakukan sejak Juni 2014 menjelang persiapan penyebaran telur nyamuk ber-Wolbachia.

EDP Yogya menggunakan pertemuan masyarakat seperti arisan, pertemuan warga RT, pertemuan dasawisma dan sebagainya sebagai sarana untuk mensosialisasikan penelitian. Sebagai langkah awal, EDP Yogya mendatangi 150 warga, 23% diantaranya perempuan, yang diidentifikasi sebagai tokoh masyarakat baik formal maupun informal.  Lebih dari 40 pertemuan warga baik kelompok laki-laki, perempuan dan pemuda juga telah dilakukan untuk mengkomunikasikan penelitian sejak Juli 2014 lalu. Selain melalui forum warga, staf EDP juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah penduduk yang tidak bisa hadir di pertemuan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang memadai mengenai penelitian. Untuk lebih mendekatkan peneliti dengan masyarakat, EDP-Yogya juga membuka kantor lapangan di Dusun Jomblangan.

Dukungan masyarakat Jomblangan terhadap EDP-Yogya didasari harapan bahwa penelitian ini pada akhirnya akan mampu menanggulangi demam berdarah di wilayah mereka.