Keren dan Inspiratif
Kunjungan Komunitas Blogger Jogja ke Insektarium EDP-Yogya

 

 “Nah itu mbak, iya itu mbak. Nah kelihatan jentiknya,” celoteh para blogger yang berkunjung ke insektarium Eliminate Dengue Project Yogyakarta (EDP-Yogya), Selasa, 1 Desember 2015. “Biasanya dalam waktu lima menit telur akan menetas menjadi jentik jika diberi air,” terang Indah Nurhayati, staf EDP-Yogya. Ketujuh belas blogger yang tergabung dalam Komunitas Blogger Jogja (KBJ) itu sedang mengamati proses menetasnya telur nyamuk Aedes aegypti. Komunitas Blogger Jogja sendiri didirikan pada 2011 dengan jumlah anggota mencapai 4.000 orang. Mengamati proses menetasnya telur menjadi jentik nyamuk adalah salah satu kegiatan yang dilakukan di fasilitas penelitian EDP-Yogya. Pada kesempatan ini, para blogger mendapat informasi tentang penerapan teknologi Wolbachia, proses pemeliharaan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia, identifikasi nyamuk yang berasal dari lapangan, proses pelepasan nyamuk ber-Wobachia di wilayah penelitian dan pola pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat. Nuzulul Arifin, salah seorang anggota komunitas ini mengatakan bahwa teknologi Wolbachia adalah pendekatan baru yang sama sekali berbeda dengan upaya-upaya penanggulangan DBD yang selama ini ia kenal. “Penelitian EDP sangat inspiratif dan mengajak kita berpikir diluar kebiasaan. Melawan virus demam berdarah dengan memberi vaksin pada nyamuk Aedes aegypti adalah terobosan di bidang kesehatan,” tuturnya. Hal Senada diungkapkan oleh Arinta Setia Sari. “Saya baru tahu jika ada penelitian penanggulangan demam berdarah menggunakan bakteri Wolbachia. Selama ini saya hanya tahu fogging dan 3M untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti,” ujarnya. Arinta menambahkan bahwa dirinya belajar banyak hal dari kunjungan kali ini.  Menurutnya penelitian ini harus disosialisasikan lewat berbagai media kepada masyarakat. “Ini keren banget dan masyarakat harus tahu,” imbuh Arinta.