UGM Perkenalkan Sosok Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Tim Eliminate Dengue Project (EDP) Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, mengajak warga Yogyakarta mengenal nyamuk Aedes Aegypti yang mengandung bakteri Wolbachia, besok 16 Juni 2016.

Dalam acara yang bertajuk open house itu, EDP Yogyakarta akan memperkenalkan nyamuk anti-demam berdarah itu ke masyarakat. Mulai dari proses penjentikan hingga pelepasannya. 

Team Leader EDP Yogyakarta Bekti Andari mengatakan ajakan untuk melihat pengembangbiakan nyamuk ini untuk memperingati Asean Dengue Day (ADD) 2016 yang jatuh Rabu 15 Juni ini. 

Masyarakat akan diajak ke laboratorium Gedung Pusat Antar Universitas (PAU) Jalan Teknika Utara Barek, Yogyakarta, tempat nyamuk itu dikembangbiakkan.

Pengunjung juga akan diperlihatkan bagaimana relawan tim EDP diisap darahnya oleh nyamuk-nyamuk itu. "Kami sudah siapkan relawan yang memang kesehatannya sudah diperiksa terlebih dulu. Dan kami memastikan nyamuk ini aman dari virus demam berdarah," kata Bekti, Rabu (15/6/2016).

Open house dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Untuk sekali kunjungan hanya 15 orang yang boleh melihat. Bagi warga yang berminat melihat pengembangbiakan nyamuk ini bisa datang langsung ke laboratorium EDP atau daftar melalui email edp.yogya@gmail.com.

Nyamuk Aedes Aegypti berbakteri Wolbachia adalah protagonis untuk melawan nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi aktor penyebab demam berdarah. 

Caranya, mereka akan disebar untuk menjalankan misi kawin dengan nyamuk Aedes Aegypti dan memberi keturunan barisan nyamuk Aedes Aegypti yang sudah terpapar bakteri Wolbachia. Dengan begitu, populasi nyamuk Aedes Aegypti akan terus menurun.

Pemberantasan demam berdarah dengan teknik ini telah diakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Maret 2016. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir telah mengunjungi laboratorium ini dan merelakan tangannya digigit nyamuk sebagai sumber makanan.