"Apakah Nyamuknya Jadi Bertambah Banyak?"

EDP Yogya – “Ibu-ibu di pertemuan warga bertanya apakah nyamuknya jadi tambah banyak setelah ember itu ditaruh di lingkungan kami?” tanya Trisna, warga Jatimulyo, kepada staff EDP Yogya pada acara HUT Kota Yogya ke-260 yang digelar Kelurahan Kricak, minggu (02/10) silam.

 “Pada awalnya akan sedikit bertambah jumlah nyamuknya, namun setelah beberapa waktu populasi nyamuknya akan kembali seperti semula. Dapat kami pastikan nyamuk EDP bebas dari DBD,” jelas Uswatun Khasanah, staff EDP Yogya sambil menunjukkan grafik populasi nyamuk EDP-Yogya

Warga Kricak yang sebelumnya sudah mendapatkan sosialisasi tentang peletakan ember nyamuk ini antusias mendatangi kios EDP-Yogya. Mereka umumnya menanyakan perkembangan telur Aedes aegypti ber-Wolbachia yang telah dititipkan di rumah-rumah warga sejak pertengahan bulan Agustus lalu. Selain itu juga penasaran dengan proses yang terjadi di dalam ember, mereka juga khawatir telur-telur nyamuk yang menetas itu akan kian menambah jumlah nyamuk di lingkungannya.

EDP-Yogya ikut untuk meramaikan acara HUT Kota Yogyakarta ke-260 atas undangan Pemerintah Kelurahan Kricak.  Selama dua hari, EDP Yogya mensosialisasikan metode Wolbachia dalam melawan DBD kepada warga sekaligus untuk mendapatkan tanggapan dari warga terkait peletakan telur nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia di wilayah yang berbatasan dengan Kelurahan Bener dan Karangwaru tersebut. Di Kelurahan Kricak, EDP Yogya menitipkan 282 ember sejak bulan Agustus.  Selain EDP-Yogya, acara juga diramaikan dengan penampilan karya seni warga Kricak dan kios-kios komunitas warga sekitar.