Sekolah, Tempat Potensial untuk Penularan DBD

EDP-Yogya - Sekolah merupakan salah satu tempat potensial bagi penularan virus dengue. Penyebabnya adalah mobilitas siswa yang berasal dari berbagai  wilayah dan beraktivitas pagi-sore, waktu dimana nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue aktif menyebar. Dengan demikian para siswa juga rentan untuk tertular demam berdarah dengue.

EDP-Yogya menyampaikan hal tersebut ketika melakukan sosialisasi penelitian pengendalian demam berdarah dengue dengan Wolbachia di Kantor Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Kamis (27/10) 2016.

Ket foto: Sosialisasi penelitian EDP-Yogya di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta (27/10).

 Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat hingga Oktober 2016, angka kejadian DBD di Kota Yogya telah mencapai 1349 dan 11 diantaranya berakhir dengan kematian. Dari jumlah penderita tersebut, mayoritas adalah anak-anak di bawah usia 17 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana, memaparkan data bahwa hingga saat ini dinas mengelola sekitar 1400-an satuan pendidikan yang terdiri dari pendidikan Satuan Paud Sejenis (SPS) , Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, SMP, SMA, Lembaga Kursus, Sanggar Kegiatan Belajar dan lain sebagainya. Tempat-tempat tersebut pada waktu pagi hingga sore selalu ramai dengan aktivitas pembelajaran dan dikunjungi banyak orang.

Untuk itu ia menyatakan siap untuk membantu menghubungkan EDP-Yogya dengan satuan pendidikan yang diampunya untuk sosialisasi penelitian. Selain kepala dinas, pertemuan juga dihadiri diantaranya oleh perwakilan pengawas sekolah, bagian unit kesehatan sekolah dan bagian pendidikan dasar serta pendidikan menengah.

Selain memberikan ruang untuk sosialisasi, Dinas Pendidikan juga memberikan kesempatan bagi EDP-Yogya untuk memasang media informasi penelitian di lingkungan Kantor Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta yang berlokasi di Jl Hayam Wuruk, Kecamatan Danurejan untuk memperluas informasi penelitian.

Dukungan ini sangat bermakna, mengingat di awal tahun 2017 nanti EDP-Yogya secara bertahap akan menitipkan ember berisi telur nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia ke beberapa wilayah, baik rumah penduduk, perkantoran, termasuk diantaranya adalah institusi pendidikan yang terpilih. Penitipan ember hanya akan dilakukan di beberapa wilayah yang terpilih secara acak. Pengacakan akan dilakukan awal tahun depan sebelum telur dititipkan.