Gubernur Victoria Goreskan Mural di Kricak untuk EDP Yogya

EDP YOGYA - Gubernur Victoria, Australia, Linda Dessau, menggoreskan mural di dinding ruang terbuka hijau publik (RTHP) di Kelurahan Kricak, Kota Yogyakarta. “Thank you for the partnership between Victoria + Yogyakarta,” tulis Linda persis di samping tulisan “Fantastic Community Engagement” yang ditulis oleh Melinda Gates saat berkunjung ke tempat yang sama akhir Maret lalu. Linda berkunjung ke Kelurahan Kricak pada Kamis, 4 Mei 2017.

 

Ket. gambar: Linda Dessau menuliskan pesan pada mural di Kelurahan Kricak.

Linda mengunjungi Kelurahan Kricak atas keterlibatannya dalam penelitian pengendalian demam berdarah dengue (DBD) oleh Eliminate Dengue Project (EDP) Yogya. Ia ingin melihat pelaksanaan penelitian menggunakan bakteri alami Wolbachia ini secara lebih dekat di masyarakat. Kricak merupakan kelurahan pertama yang dilepasi Wolbachia melalui peletakan ember berisi telur nyamuk Aedes aegypti berwolbachia pada 15 Agustus 2016.

Peletakan ember tersebut bukan merupakan capaian yang diraih dalam waktu singkat. Bekti Andari, Koordinator Komunikasi dan Penyertaan Masyarakat EDP Yogya menjelaskan proses penyertaan masyarakat yang dilakukan oleh EDP Yogya diawali dengan sosialisasi. Sejak awal 2016 kami mengadakan tak kurang dari 370 pertemuan masyarakat,” ungkap Bekti. Peletakan ember bertujuan untuk mendapatkan hasil apakah Aedes aegypti ber-Wolbachia mampu menurunkan kejadian demam berdarah di wilayah yang disebari.

Linda yang didampingi suaminya, Anthony Howard, mengaku telah membaca perihal penelitian EDP Yogya. Ia mengapresiasi penelitian yang dilakukan di masyarakat tersebut. “Sejauh apa yang saya saksikan di sini, penelitian EDP Yogya adalah penelitian terbaik yang melibatkan masyarakat,” ungkapnya di hadapan tokoh masyarakat Kricak yang menyambut kedatangannya.

Apresiasi juga ia sampaikan atas komitmen Yayasan Tahija yang mendukung penuh pendanaan penelitian EDP Yogya. “Tanpa komitmen yang kuat (dari penyandang dana) penelitian ini tidak dapat dilakukan,” ucap Linda kepada Agus Susanto, Ketua Yayasan Tahija yang juga turut hadir dalam kunjungan tersebut.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa Yayasan Tahija saat ini fokus untuk mendanai penelitian ini.”Kunci keberhasilan dari penelitian ini adalah ‘rasa memiliki’,” terang Agus. Menurutnya, rasa memiliki ini ditunjukkan oleh semua pihak yang terlibat termasuk Universitas Gadjah Mada dan pemerintah setempat.

Baca juga:

Kunjungi EDP Yogya, Melinda Gates: Teknologi Ini Akan Selamatkan Kehidupan

Kricak, Kelurahan Pertama untuk Disebari Nyamuk Anti DBD di Kota Yogya